Yonarmed 12 Kostrad Tunjukkan Ketegasan, Gagalkan Penyelundupan Beras Lintas Negara
NTT, UNGGAH.com – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sebanyak 47 karung beras asal Timor Leste melalui jalur tidak resmi di wilayah perbatasan.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu (12/4/2025) di sekitar Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, tepatnya di sektor pengawasan Pos Turiscain, Kompi II Satgas. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kewaspadaan prajurit dalam menjaga kedaulatan serta stabilitas keamanan wilayah perbatasan negara.
BACA JUGA: Sambut Paskah, Satgas Yonarmed 12 Kostrad Gelar Aksi Sosial di PiebulakUpaya penggagalan bermula ketika personel jaga mencurigai adanya pergerakan kendaraan dari arah Timor Leste yang menuju jalur ilegal.
Informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh Danpos Turiscain dengan mengerahkan anggota bersama Tim Satgas Intel Kodam IX/Udayana untuk melakukan pengecekan di lokasi.
BACA JUGA: 5 Kabar Ekonomi Terhangat: Rekor Stok Beras Nasional hingga Ludesnya Diskon Tiket Pelni 2026Setibanya di sekitar Sungai Malibaka, petugas menemukan sejumlah pelaku yang tengah memikul karung beras menuju wilayah Indonesia.
Menyadari kehadiran aparat, para pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan barang bukti di lokasi kejadian.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Targetkan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun Tahun 2026Sebanyak 47 karung beras dengan kemasan masing-masing 20 kilogram berhasil diamankan oleh personel Satgas Pamtas RI–RDTL Yonarmed 12 Kostrad.
Selanjutnya, seluruh barang bukti tersebut diserahkan kepada pihak Bea Cukai Atafufu untuk penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
BACA JUGA: Analisis Saham WBSA: IPO PT BSA Logistics Indonesia Tbk Pecah Rekor Oversubscribed 386 Kali!Aksi ini diduga merupakan bagian dari praktik penyelundupan lintas batas yang memanfaatkan jalur tidak resmi guna menghindari pengawasan aparat.
Dansatgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko, S.H., M.Han., menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan serta patroli di wilayah perbatasan guna mencegah berbagai aktivitas ilegal.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, khususnya penyelundupan barang melalui jalur tidak resmi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan perbatasan dengan tidak melakukan aktivitas ilegal yang dapat merugikan negara dan diri sendiri,” tegasnya.
1.png)

.png)